Rini Mariani adalah 'tangan kanan' Jokowi. Eh di sebelah kanan Jokowi maksudnya. Rini Mariani yang lebih dikenal dengan Rini Soemarno adalah juga orang kepercayaan William Soerjadjaja, pemilik ASTRA Group pada zaman Orde Baru. Dinasti William Soerjadjaja sempat bangkrut saat Bank Summa milik anaknya, Edward Soerjadjaja, dilikuidasi pemerintah pada 1992-an karena kalah kliring. Bank Summa mengalami kredit macet. Dananya tersedot ke bisnis properti milik grup sendiri. Diperkirakan total asetnya ketika itu adalah Rp1,2 T. Sedangkan kewajibam bayarnya adalah Rp1,7 T.
Sebelumnya pada tahun itu juga, William Soerjadjaja menyumbangkan 20
unit mobil kijang kepada PDI yang mulai kondang karena ada nama Megawati
di dalamnya. Meskipun telah bangkrut dan terpaksa melepas saham di
ASTRA, keluarga Soerjadjaja masih bisa eksis dalam bisnis konglomerasi
karena ditopang Bank Panin (Bank Pan Indonesia).
Singkatnya setelah bangkrut, Edward Soerjadjaja menjadi anggota pimpinan perusahaan surat kabar Suara Karya milik Partai Golkar. Pada Pilres 2014, Edward Soerjadjaja mendukung Capres Joko Widodo.
Jadi jangan coba-coba mendepak Rini Soemarno ya. Rini Soemarno banyak koneksinya. Hehehe
Rini Soemarno adalah anak dari Soemarno Sastroatmodjo, seorang Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia pada era pemerintahan Soekarno. Itu artinya Rini Soemarno dekat dengan Megawati selain dekat dengan Amrik dan para cukong aseng asiong. Rini Soemarno loh ya. Apa berani Jokowi menendang Rini Soemarno? Syukurlah kalau berani. Jokowers mana jokowers?
Rini Soemarno adalah juga pemilik mayoritas saham perusahaan sepeda motor Kanzen yang sejak lama diklaim sebagai motor nasional asli milik Indonesia.
Ah sudahlah. Mendadak heboh Rini Soemarno karena ia diduga menghina Jokowi di samping memiliki memiliki kewarganegaraan ganda. Indonesia dan Amerika Serikat.
| Berkewarganegaraan AS, Rini Soemarno Harus Dicopot | Senin, 29 Juni 2015 |
"Loyalitas Rini diragukan pada NKRI. Pantesan dia (Rini Soemarno) suka atau mau ditempati pada kementerian BUMN. Karena, BUMN punya aset paling besar, dan banyak. Lebih baik secepatnya Presiden Jokowi mencopot dari kementerian BUMN, ini sungguh memalukan dong," tegas Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Senin (29/06/2015).
>> http://nasional.rimanews.com/…/Berkewarganegaraan-AS-Presid… <<
Mobile: >> http://m.nasional.rimanews.com/…/Berkewarganegaraan-AS-Pres… <<
Sementara itu Rini Soemarno membantah telah menghina Jokowi (Senin, 29/06/2015). | CNN Indonesia |
>> http://cnnindonesia.com/…/menteri-rini-soemarno-bantah-tel…/ <<
>> http://m.cnnindonesia.com/…/menteri-rini-soemarno-bantah-t…/ <<
Sesungguhnya yang pantas diragukan loyalitasnya pada NKRI adalah Joko Widodo sendiri. Sebab sejatinya ia adalah pro asing aseng dan asong. Jadi Joko Widodo lah yang selayaknya dipecat sebagai pimpinan kabinet kementerian. Betul? ^_*
Singkatnya setelah bangkrut, Edward Soerjadjaja menjadi anggota pimpinan perusahaan surat kabar Suara Karya milik Partai Golkar. Pada Pilres 2014, Edward Soerjadjaja mendukung Capres Joko Widodo.
Jadi jangan coba-coba mendepak Rini Soemarno ya. Rini Soemarno banyak koneksinya. Hehehe
Rini Soemarno adalah anak dari Soemarno Sastroatmodjo, seorang Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia pada era pemerintahan Soekarno. Itu artinya Rini Soemarno dekat dengan Megawati selain dekat dengan Amrik dan para cukong aseng asiong. Rini Soemarno loh ya. Apa berani Jokowi menendang Rini Soemarno? Syukurlah kalau berani. Jokowers mana jokowers?
Rini Soemarno adalah juga pemilik mayoritas saham perusahaan sepeda motor Kanzen yang sejak lama diklaim sebagai motor nasional asli milik Indonesia.
Ah sudahlah. Mendadak heboh Rini Soemarno karena ia diduga menghina Jokowi di samping memiliki memiliki kewarganegaraan ganda. Indonesia dan Amerika Serikat.
| Berkewarganegaraan AS, Rini Soemarno Harus Dicopot | Senin, 29 Juni 2015 |
"Loyalitas Rini diragukan pada NKRI. Pantesan dia (Rini Soemarno) suka atau mau ditempati pada kementerian BUMN. Karena, BUMN punya aset paling besar, dan banyak. Lebih baik secepatnya Presiden Jokowi mencopot dari kementerian BUMN, ini sungguh memalukan dong," tegas Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Senin (29/06/2015).
>> http://nasional.rimanews.com/…/Berkewarganegaraan-AS-Presid… <<
Mobile: >> http://m.nasional.rimanews.com/…/Berkewarganegaraan-AS-Pres… <<
Sementara itu Rini Soemarno membantah telah menghina Jokowi (Senin, 29/06/2015). | CNN Indonesia |
>> http://cnnindonesia.com/…/menteri-rini-soemarno-bantah-tel…/ <<
>> http://m.cnnindonesia.com/…/menteri-rini-soemarno-bantah-t…/ <<
Sesungguhnya yang pantas diragukan loyalitasnya pada NKRI adalah Joko Widodo sendiri. Sebab sejatinya ia adalah pro asing aseng dan asong. Jadi Joko Widodo lah yang selayaknya dipecat sebagai pimpinan kabinet kementerian. Betul? ^_*

0 Response to "Menakar loyalitas Jokowi terhadap NKRI"
Posting Komentar